Sites and Sound – Pemerintah Arab Saudi resmi menerbitkan kembali visa umrah mulai Selasa, 10 Juni 2025, bertepatan dengan 14 Dzulhijjah 1446 H. Langkah ini menandai dimulainya musim umrah baru setelah selesainya pelaksanaan ibadah . Kementerian Haji dan Umrah mengonfirmasi bahwa gelombang pertama jemaah dari luar negeri dijadwalkan tiba di Arab Saudi pada Rabu, 11 Juni 2025.
Sebelumnya, visa umrah dihentikan sementara demi kelancaran pelaksanaan ibadah haji. Setiap tahun, penerbitan visa umrah memang dihentikan beberapa minggu sebelum masa puncak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan fokus penuh pada penyelenggaraan haji tahunan yang berlangsung dari 8 hingga 13 Dzulhijjah.
”Baca Juga: Resep Tengkleng Kambing Kuah Gurih Khas Idul Adha“
Layanan Umrah Diatur Ketat, Musim Diperpanjang hingga 2026
Kementerian telah menginstruksikan seluruh perusahaan penyelenggara umrah dan agen internasional untuk menyelesaikan perjanjian layanan paling lambat 27 Mei 2025. Arab Saudi juga memastikan bahwa musim umrah tahun ini akan berlangsung lebih panjang dan diperpanjang hingga tahun 2026.
Pembaruan lebih lanjut terkait kuota jemaah, aturan perjalanan, dan protokol kesehatan akan diumumkan beberapa bulan mendatang. Umrah sendiri merupakan ibadah yang tidak terikat waktu seperti , dan bisa dilakukan sepanjang tahun oleh umat Muslim dari seluruh dunia.
Arab Saudi kembali menerbitkan visa umrah mulai Selasa (10/6/2025). Musim umrah yang baru segera dimulai setelah rampungnya pelaksanaan haji.
Kementerian dan Umrah sebelumnya mengonfirmasi musim umrah telah dimulai, gelombang pertama jemaah dari luar negeri diperkirakan akan tiba di Arab Saudi Rabu (11/6/2025).
Berdasarkan kalender resmi kementerian, penerbitan visa dimulai pada 10 Juni yang bertepatan dengan 14 Dzulhijjah 1446 H.
Perusahaan umrah dan agen internasional telah diinstruksikan untuk menyelesaikan kesepakatan layanan paling lambat pada 27 Mei lalu.
Umrah merupakan haji kecil yang bisa dilaksanakan sepanjang tahun, tidak terikat dengan waktu seperti haji. Prosesi haji hanya berlangsung setiap 8 sampai 13 Dzulhijjah setiap tahunnya.
Sementara itu untuk tahun ini musim umrah yang baru akan diperpanjang hingga 2026. Pembaruan lebih lanjut akan disampaikan dalam beberapa bulan, bergantung pada kuota jemaah, pedoman perjalanan, serta protokol kesehatan.
Sebelumnya Kerajaan Arab Saudi menghentikan penerbitan visa umrah terkait pelaksanaan haji. Biasanya pemerintah menghentikan penerbitan visa umrah beberapa pekan sebelum musim haji guna memastikan kelancaran pelaksanaan haji.
Sumber
Okezone.com
