sitesandsounds.org – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah mempersiapkan berbagai langkah untuk mengamankan pergerakan masyarakat selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Keberhasilan dalam menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan warga selama masa liburan panjang ini menjadi prioritas utama Dishub DKI.
Baca juga: “Putin Tawarkan Kerja Sama ke Prabowo di Bidang Pertahanan”
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengungkapkan bahwa sebanyak 2.500 personel akan dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama periode Nataru. Personel tersebut akan disiagakan di berbagai titik strategis, baik di wilayah darat maupun laut, untuk memastikan mobilitas yang aman dan lancar, termasuk menyediakan transportasi bagi masyarakat yang hendak berwisata ke Kepulauan Seribu.
PERSIAPAN PERSONEL DI LAUT DAN DARAT
Dalam menjalankan tugas pengamanan dan pelayanan, Dishub DKI Jakarta memfokuskan pengaturan di dua sektor utama: transportasi darat dan laut. Di sektor laut, perhatian utama diberikan pada layanan wisata ke Kepulauan Seribu, dengan penambahan armada kapal wisata. Sekitar 80 unit mobil derek dan 46 unit mobil patroli akan disiapkan untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas di darat, sementara dua unit mobil Variable Message Sign (VMS) akan memberikan informasi kepada masyarakat terkait pengaturan lalu lintas.
“Di darat, kami fokuskan pengamanan di empat terminal utama dan tiga terminal bantuan. Kami juga menyiapkan pengaturan lalu lintas di kawasan wisata yang diprediksi akan ramai, seperti Ragunan, Monas, Ancol, dan Setu Babakan,” ujar Syafrin.
Selain itu, Dishub DKI Jakarta juga menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik strategis untuk mencegah kemacetan dan mengatur arus kendaraan. Di lokasi wisata yang ramai, seperti Ancol dan Pantai Indah Kapuk (PIK), pihaknya akan mengatur pengalihan arus lalu lintas sesuai dengan tingkat kepadatan pengunjung.
PENAMBAHAN ARMADA UNTUK MELAYANI KEPULAUAN SERIBU
Dishub DKI Jakarta juga telah menyiagakan empat unit kapal tambahan untuk melayani wisatawan yang ingin berkunjung ke Kepulauan Seribu. Meskipun armada kapal siap beroperasi, keberangkatan kapal tetap bergantung pada kondisi cuaca yang diperkirakan akan ekstrem selama periode Nataru. “Kami selalu berkoordinasi dengan BMKG dan KSOP untuk memastikan keselamatan penumpang,” tambah Syafrin.
CO-PEARENTING DAN ANTISIPASI CUACA EKSTREM
Dishub DKI Jakarta juga telah melakukan koordinasi yang intens dengan pihak terkait untuk meningkatkan kesigapan menghadapi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada bulan Desember dan Januari. Dengan adanya potensi hujan ekstrem, seluruh jajaran Dishub DKI Jakarta telah menyiapkan prosedur darurat untuk menjaga keselamatan warga.
Masyarakat yang memilih menghabiskan liburan di Jakarta juga akan merasakan pelayanan maksimal dari Dishub DKI Jakarta. Semua pengamanan dan pelayanan akan disesuaikan dengan kondisi cuaca dan kepadatan arus lalu lintas.
PERSIAPAN BANDARA DAN SARANA INFRASTRUKTUR
Sementara itu, bandara-bandara di Indonesia, termasuk Bandara Soekarno-Hatta, juga disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memprediksi sekitar 10 juta penumpang akan memadati bandara di seluruh Indonesia selama Nataru. Bandara Soekarno-Hatta telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas baru, termasuk area bermain anak dan spot swafoto bertema Natal dan Tahun Baru.
Di sisi lain, sistem teknologi informasi di bandara juga diperkuat untuk mengoptimalkan pelayanan. Sistem manajemen lalu lintas penumpang, seperti Airport Operation Control Center (AOCC), juga disiapkan untuk memantau kondisi operasional bandara secara real-time.
KESIAPAN TAMBAHAN DI SEKTOR LAYANAN UMUM
Bagi masyarakat yang memutuskan untuk merayakan liburan di Jakarta, Dishub DKI Jakarta siap memberikan pelayanan terbaik dengan kesigapan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Keberhasilan Dishub DKI Jakarta dalam menangani Nataru 2025 diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang sedang berlibur.
Syafrin Liputo mengakhiri pernyataannya dengan meyakinkan masyarakat bahwa keamanan dan kenyamanan akan menjadi prioritas utama, mengingat potensi cuaca ekstrem dan lonjakan volume kendaraan yang diperkirakan akan terjadi.
Dengan langkah-langkah proaktif ini, Dishub DKI Jakarta berharap masyarakat dapat menjalani libur Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan lancar, serta meminimalisir gangguan lalu lintas. Semua persiapan ini menunjukkan komitmen Dishub DKI untuk menjaga ketertiban dan keselamatan di Jakarta selama periode liburan Nataru 2025.
Baca juga: “Kapolsek Kotagede Sambangi Gereja, Perkuat Pengamanan Jelang Nataru”
