Sites and Sound – Drone Ghost Bat Australia Siap Uji Coba, Australia akan melakukan uji tembak rudal pertama menggunakan drone tempur MQ-28 Ghost Bat, langkah bersejarah bagi sistem nirawak militer. Uji coba ini menandai tahap penting dalam evaluasi operasional Angkatan Udara Kerajaan Australia (RAAF).
Ghost Bat sebelumnya telah diuji pada September 2025 melalui misi simulasi bersama pesawat E-7 airborne early warning and control. Hasil uji coba awal ini memastikan kemampuan drone sebelum peluncuran rudal nyata dilakukan.
Baca Juga: Mayat Terbungkus Plastik di Tangerang Ditemukan Penuh Luka
Steve Parker, CEO Boeing Defense, menyatakan MQ-28 memiliki performa seperti jet tempur dengan jangkauan lebih dari 2.000 mil laut. Drone ini mampu mendukung misi udara-ke-udara dan udara-ke-darat, termasuk operasi peperangan elektronik dan radar.
Rudal AIM-120 AMRAAM yang akan digunakan memiliki pemandu radar aktif, jangkauan 75-100 mil, dan kecepatan hingga Mach 4. Rudal ini merupakan salah satu senjata utama Angkatan Udara AS dan sekutunya.
Integrasi MQ-28 ke armada operasional masih dalam tahap evaluasi taktis. Keberhasilan uji coba ini diharapkan meningkatkan minat militer AS dan menegaskan posisi Ghost Bat sebagai solusi tempur kolaboratif canggih dan terjangkau.
Drone Ghost Bat Australia Siap Uji Coba, Evaluasi Operasional Drone MQ-28 Ghost Bat dan Dampaknya bagi Pertahanan
RAAF terus memvalidasi kemampuan MQ-28 Ghost Bat untuk memastikan drone siap diintegrasikan ke armada tempur secara penuh. Uji tembak rudal menjadi indikator utama kesiapan operasionalnya.
Ghost Bat dirancang untuk beroperasi bersama pesawat berawak maupun sistem nirawak lain. Kolaborasi ini meningkatkan efektivitas misi udara-ke-udara dan udara-ke-darat di wilayah luas.
Drone ini menawarkan performa tinggi dengan jangkauan lebih dari 3.700 kilometer dan kemampuan manuver mirip jet tempur. Sensor dan sistem radar canggih menambah presisi dalam operasi militer.
Baca Juga: AS dan Rusia Bahas Perdamaian, Ukraina Serahkan Wilayah
Integrasi MQ-28 dapat memperkuat pertahanan Australia dan sekutu di kawasan Indo-Pasifik. Keberhasilan uji coba rudal menegaskan potensi drone sebagai elemen strategis di armada masa depan.
Ke depan, MQ-28 diharapkan menjadi platform tempur kolaboratif terjangkau yang mendukung operasi gabungan. Evaluasi lanjutan akan menentukan taktik penggunaan dan integrasi dalam misi kompleks.
