Sites and Sound – Miliarder asal Amerika Serikat, Elon Musk, mengusulkan pembentukan partai politik baru bernama “America Party”.
Langkah ini muncul sebagai respons atas pertengkaran serius antara dirinya dengan Presiden Donald Trump.
Sebagai CEO Tesla dan SpaceX, Musk dikenal vokal dalam berbagai isu publik, termasuk politik.
Kini, usul pembentukan partai baru menandai arah baru dalam peran politiknya di AS.
Musk belum memberikan rincian struktur partai atau siapa saja yang akan bergabung dalam inisiatif tersebut.
Namun, ia menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah menghadirkan pilihan alternatif bagi masyarakat Amerika yang lelah dengan politik dua kutub.
Pertengkaran dengan Trump Picu Manuver Politik Elon Musk
Perselisihan antara Elon Musk dan Donald Trump disebut sebagai pemicu utama munculnya ide “America Party”.
Pertengkaran tersebut terjadi karena perbedaan pandangan terkait kebijakan dan arah masa depan Amerika Serikat.
Musk menyatakan bahwa sistem politik saat ini tidak lagi mewakili suara mayoritas warga.
Ia ingin menghadirkan platform baru yang lebih inklusif, terbuka terhadap teknologi, inovasi, dan kebebasan berpikir.
Meski belum ada jadwal resmi atau deklarasi politik formal, pernyataan Musk langsung menyedot perhatian publik dan media.
Pengamat politik memandang langkah ini sebagai manuver serius yang bisa memengaruhi peta kekuatan dalam Pemilu AS mendatang.
”Baca Juga: Daftar Pejabat PT Gag Nikel, Pemilik Tambang di Raja Ampat“
Elon Musk Tuduh Trump Terkait Skandal Epstein
Konflik antara Elon Musk dan Donald Trump semakin memanas dan kini merambah ke media sosial.
Dalam pernyataannya, Musk menuduh Trump memiliki keterlibatan dengan skandal Jeffrey Epstein dan menyerukan pemakzulan terhadap mantan Presiden AS tersebut.
Epstein adalah pemodal yang dihukum atas kejahatan seksual dan perdagangan anak di bawah umur.
Ia ditangkap pada 2019 dan meninggal di penjara dalam situasi misterius yang hingga kini masih diselidiki.
Kasus Epstein menyeret banyak tokoh ternama dan masih menjadi sorotan global.
Tudingan Musk langsung memicu reaksi publik dan memperbesar ketegangan antara dua figur paling berpengaruh di Amerika Serikat saat ini.
Demokrat Soroti Manuver Musk, Ocasio-Cortez Sindir Ego Trump
Respons terhadap pernyataan Elon Musk pun muncul dari kalangan politikus, termasuk beberapa anggota parlemen Demokrat.
Mereka menduga Musk tengah mengubah arah politiknya secara radikal.
Namun, sebagian justru mendukung eskalasi konflik tersebut.
Anggota DPR Alexandria Ocasio-Cortez menyebut pertengkaran itu sebagai hal yang wajar dan sudah seharusnya terjadi.
“Kedua ego besar ini memang tidak ditakdirkan untuk berteman,” ucap Ocasio-Cortez.
Menurutnya, perpisahan antara dua tokoh tersebut merupakan langkah yang sudah lama tertunda dan bisa membuka babak baru dalam politik Amerika.
Sumber
Okezone,com
