Sites and Sound – Pada Jumat, 17 Oktober 2025, Kolonel Michael Randrianirina resmi dilantik sebagai Presiden Transisi Madagaskar. Pelantikan ini dilakukan oleh Mahkamah Konstitusi Tinggi negara tersebut setelah militer menggulingkan Presiden Andry Rajoelina menyusul gelombang protes besar-besaran yang dipimpin oleh generasi muda.
Madagaskar memasuki fase politik baru setelah penguasa militer Michael Randrianirina diumumkan akan dilantik sebagai presiden. Keputusan ini menyusul kudeta yang menggulingkan Presiden Andry Rajoelina, akibat gelombang protes besar generasi muda menentang korupsi dan kondisi ekonomi negara.
“Baca Juga: TNI Tewaskan 14 KKB, Bongkar Deretan Aksi Brutal OPM 2025”
Pengumuman Resmi dan Mahkamah Konstitusi
Randrianirina, kolonel angkatan darat dan komandan unit elit CAPSAT, mengumumkan kesiapannya menjabat presiden dalam konferensi pers pada Rabu (15/10/2025). Sehari sebelumnya, Mahkamah Konstitusi Tinggi meminta secara resmi agar ia memimpin pemerintahan baru. Ia menegaskan militer kini bertanggung jawab atas stabilitas nasional
Randrianirina Resmi Dilantik Jadi Presiden. Rencana Pemerintahan Transisi
Pada Selasa (14/10/2025), Randrianirina menjelaskan bahwa sebuah komite militer akan memimpin pemerintahan transisi selama dua tahun. Komite ini bertugas mempersiapkan pemilihan umum baru untuk mengembalikan demokrasi di negara berpenduduk 30 juta jiwa itu.
Latar Belakang Militer dan Kudeta 2009
Randrianirina sebelumnya memainkan peran kunci dalam kudeta 2009 yang membawa Rajoelina ke tampuk kekuasaan. Namun, ia memutus hubungan dengan mantan presiden setelah menolak menembaki pengunjuk rasa. “Kami bertanggung jawab kemarin,” katanya menegaskan peran militer dalam pengambilalihan kekuasaan.
“Baca Juga: Presiden Afsel Tegaskan Kasus Genosida Tetap Berlanjut”
Pelarian Rajoelina dan Dampak Politik
Rajoelina melarikan diri dari Madagaskar pada Minggu (12/10/2025) dengan pesawat militer Prancis, mengaku nyawanya terancam. Kini ia diyakini berada di Dubai, menurut beberapa sumber diplomatik. Mantan DJ berusia 51 tahun ini naik ke tampuk kekuasaan pada usia 34 tahun melalui kudeta 2009, tetapi janji reformasi ekonominya tak terpenuhi.
Randrianirina Resmi Dilantik Jadi Presiden, Tantangan Pemerintahan Baru
Mayoritas penduduk Madagaskar berusia di bawah 20 tahun, dan tiga perempat hidup dalam kemiskinan. Randrianirina berjanji memulihkan stabilitas dan kesejahteraan rakyat sebelum pemilu digelar. Dunia internasional kini menantikan apakah transisi ini akan membawa reformasi nyata atau sekadar mengulang sejarah politik Madagaskar.
