Sites and Sound – Zelensky bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris untuk membahas rencana perdamaian dengan Rusia. Kyiv dan sekutu Eropanya tengah merevisi proposal perdamaian yang dinilai terlalu menguntungkan Moskow.
Dalam pernyataannya kepada BBC, Zelensky menegaskan bahwa prioritas Ukraina adalah menjaga kedaulatan dan memperoleh jaminan keamanan. Ia menilai isu wilayah menjadi tantangan terbesar karena Rusia tetap menuntut penyerahan area di timur Donbas—tuntutan yang disebut Kyiv mustahil dipenuhi.
Baca Juga: Rusia Klaim Kuasai Kota Strategis Pokrovsk, Tekanan ke Ukraina
Perundingan antara negosiator Ukraina dan Amerika Serikat berlangsung dua hari di Florida. Gedung Putih menyampaikan optimisme atas peluang tercapainya kesepakatan damai. Namun Zelensky menulis di X bahwa pembicaraan berlangsung konstruktif tetapi masih ada beberapa masalah sulit yang belum terselesaikan. Utusan khusus AS Steve Witkoff telah berbicara dengan Zelensky, Macron, dan pejabat Inggris sebelum menuju Moskow untuk bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin dan menyampaikan hasil pembahasan.
Presiden Macron menegaskan belum ada draft akhir rencana perdamaian dan Ukraina serta Eropa harus berperan dalam penyusunannya. Para pemimpin Eropa mendesak AS agar melibatkan mereka lebih jauh, terutama dalam isu keamanan Kyiv, termasuk kemungkinan keanggotaan NATO. Namun Rusia menolak keras opsi tersebut, sementara Donald Trump juga menyatakan keberatan terhadap gagasan Ukraina bergabung dalam aliansi militer itu.
Konflik tetap berkobar meski diplomasi berjalan. Serangan rudal Rusia ke kota Dnipro menewaskan empat orang dan melukai puluhan lainnya pada Senin. Upaya diplomasi juga dibayangi isu korupsi di pemerintahan Zelensky, termasuk penggerebekan rumah Kepala Staf Andriy Yermak yang kemudian mengundurkan diri. Dua menteri juga telah diberhentikan.
Ke depan, perundingan masih terbuka dengan banyak variabel yang belum terselesaikan. Kyiv dan sekutunya berharap proses ini membawa kemajuan nyata, sementara dunia menunggu apakah diplomasi mampu menghentikan perang yang berkepanjangan.
Zelensky Tegaskan Prioritas Keamanan Ukraina di Tengah Negosiasi Perdamaian
Zelensky menegaskan bahwa jaminan keamanan menjadi fokus utama perundingan dengan Rusia. Ukraina menuntut kepastian perlindungan dari serangan ulang sebagai syarat utama penyelesaian konflik.
Para pakar keamanan menilai posisi Ukraina wajar mengingat ancaman terus berlanjut dari wilayah yang disengketakan. Pendekatan diplomasi harus didukung intelijen kuat dan koordinasi internasional agar negosiasi efektif.
Negara-negara Eropa, termasuk Prancis, Inggris, dan Jerman, menekankan keterlibatan mereka dalam setiap kesepakatan. Partisipasi Eropa dianggap penting untuk menyeimbangkan pengaruh dan memastikan kepentingan Ukraina terlindungi.
Sementara itu, AS memfasilitasi komunikasi dengan Rusia melalui utusan khusus. Pendekatan multilateral ini bertujuan memastikan proses transparan, akuntabel, dan mengedepankan diplomasi, sesuai standar internasional.
Meski upaya damai berjalan, perang tetap berlanjut di lapangan. Serangan rudal dan insiden militer menunjukkan pentingnya kombinasi strategi keamanan, diplomasi, dan dukungan internasional untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.
